Sejarah Unair Orchestra
Sejarah begitu menjadi penting dalam segala hal, sejarah pula yang membuat kita tahu tentang dahulu, dimana kita tak ikut pula dalam masanya. Semoga dengan tulisan ini akan membantu teman-teman sekalian lebih tahu tentang cikal bakal Orchestra di Universitas Airlangga ini.
Bermula dari percakapan yang tak sengaja di sebuah tempat les biola saat itu, bersama Agung Triputra (guru biola), Ori Wardana (Alumni UNAIR), Tufail Muhammad (Mahasiswa UNAIR), dan tentunya saya sendiri. Munculah sebuah gagasan menarik tentang sebuah komunitas biola di UNAIR, mengingat UNAIR sebagai Universitas besar dan berada di pusat provinsi, tentunya banyak dari mahasiswa yang bisa memainkan alat gesek ini. Dengan tujuan bisa share pengalaman dan upgrade kemampuan. Namun rupanya gagasan ini hanya menjadi gagasan semata, dengan kesibukan kita masing-masing tak pernah lagi bahasan ini muncul di permukaan.
Hingga akhirnya selang beberapa bulan, saya memberanikan diri untuk membuat sebuah group facebook tepatnya pada Jumat 31 Desember 2010 jam 09.55. Tujuannya menjadi media komunikasi dan mencoba menarik minat mahasiswa pemain biola di UNAIR, yang saat itu groupnya bernama Airlangga Violinist Community. Dari hari ke hari member yang masuk di group itupun semakin bertambah, apa lagi dengan terbantunya poster yang serentak di tempelkan di seluruh fakultas UNAIR, untuk mengabarkan berita ini. Dan Inbox Mobile saya pun mulai sering berdering.
Saat itu terlintas dalam pikiran saya, kalau UNAIR punya Orchestra ini, berarti UNAIR akan menjadi universitas pertama yang akan punya Orchestra. Tapi pikiran itu terbuang begitu saja seteleh saya mencoba surfing di dunia maya tentang orchestra kampus dan itu sangat mencengangkan. Universitas Indonesia dengan Orchestra Mahawaditranya menjadi Universitas yang tidak memiliki fakultas seni pertama yang mempunyai Orchestra dan sekarang sudah berumur 28 tahun. ISO, ITB Student Orchestra yang sudah berumur 4 tahun. Dan GMCO, Gadjah Mada Chamber Orchestra yang sudah berumur 3 tahun. Hahaha.., tapi itu semua tidak menyurutkan saya untuk mewujudkan Orchestra di Kampus Tercinta saya ini.
Akhirnya The First Gathering diadakan Sabtu 15 Januari di depan Perpustakaan kampus B UNAIR. Antusias teman-teman yang hadir tak menyurutkan keadaan walau beralaskan tikar di atas rumput yang basah. Kurang lebih 12 orang hadir, berkenalan satu sama lain dan share berbagai pengalaman. Munculah satu lagu pertama yang dimainkan oleh guru biola saya dengan judul Song from a secret garden hits Group Musik Secret Garden. Dilanjutkan dengan duet perform Mozart Pachelbel Canon In D. Selepas dua lagu itu dimainkan seperti lecutan semangat itu kian memberikan motifasi, dan kami pun sepakat mengembangkan komunitas ini.
Seiring dengan bertambahnya member di group facebook. Pertemuan demi pertemuan juga kita lewati. Pertemuan kedua bertempat di selasar depan FISIP Gedung C UNAIR dengan agenda penempatan violin 1, violin 2, violin 3. Pertemuan tersebut berlanjut hingga sekarang dan muncul pemain-pemain instrument orchestra lainnya seperti cello dan piano. Tak hanya di facebook saja unair orchestra juag mempunyai account twitter di @unairorchestra. Beberapa pertemuan itu juga menghasilkan kesepakatan untuk membesarkan komunitas ini yang dari komunitas biola ke komunitas string dan lebih besar lagi yaitu sebuah orchestra.
Besar harapan nantinya muncul mahasiswa-mahasiswa yang dapat memainkan instrument orchestra lainnya dapat bergabung, dan UNAIR akan menjadi World Class University dengan Orchestranya ini. Bravo untuk UNAIR...!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Great chandra!!! aku bantu sebisaku buat berdirinya Orchestra ini :)
BalasHapusdan tentunya sebelum mbak devi lulus orchestra ini sudah menjadi UKM bukan., hehehe
BalasHapusdan Makasih juga untuk mbak devi, yang bener2 rela meluangkan waktu pikirannya berjuang untuk berdirinya Orchestra.
nanti klo dah jadi alumni kan tetep bisa exist donk..,
semangat...semangaat,,,,
BalasHapus*hanya itu yang bisa diucapkan,gak bisa bantu apa2,,,gesek biola aja gag bisaa...=DDDDD
hi Chandra, baru baca nih... thanks udah nyebut2 Mahawaditra... itu orkes emang udah lama sekali... 28 tahun.... tapi Unair Orchestra juga bisa lebih bagus lagi... kalo perlu semua PTN-PTN non musik di Indonesia ini kita orkeskan... hehehehehe
BalasHapus